SENI RUPA : Kegiatan Upacara membangun Semangat belajar awal masuk Sekolah pada Bulan Ramadhan 2026 di SDN 72 Ntobo Kota Bima
SENI RUPA (Senin Ceria Upacara Bendera Pagi) merupakan program rutin sekolah yang dilaksanakan setiap hari Senin sebagai bentuk pembinaan karakter, kedisiplinan, serta penanaman nilai-nilai kebangsaan kepada seluruh peserta didik.
Pada awal masuk sekolah di bulan Ramadhan, kegiatan upacara bendera menjadi momentum penting untuk membangun kembali semangat belajar siswa setelah libur serta menumbuhkan motivasi dalam menjalankan aktivitas sekolah meskipun sedang berpuasa.
Kegiatan SENI RUPA kali ini dilaksanakan pada awal masuk sekolah di bulan suci Ramadhan. Suasana Ramadhan yang penuh keberkahan menjadi penguat semangat seluruh warga sekolah untuk memulai kegiatan pembelajaran dengan niat yang baik, disiplin, dan penuh tanggung jawab.
Pembina upacara pada kegiatan ini adalah Ibu Dewi Maryani, S.Pd. Beliau memberikan amanat yang penuh motivasi dan inspirasi kepada seluruh peserta upacara agar tetap semangat dalam menuntut ilmu meskipun sedang menjalankan ibadah puasa.
Dalam amanatnya, Ibu Dewi Maryani, S.Pd menyampaikan analogi dari Perang Badar sebagai sumber inspirasi dan motivasi bagi seluruh siswa.
Beliau menjelaskan bahwa " Perang Badar terjadi pada bulan Ramadhan dan pasukan yang berjuang saat itu dalam kondisi berpuasa, mereka memiliki keterbatasan jumlah dan perlengkapan, namun mereka tetap memiliki keyakinan, semangat, dan kerja sama yang kuat. Dari peristiwa tersebut, dapat diambil pelajaran bahwa keterbatasan bukanlah alasan untuk menyerah. Puasa bukan penghalang untuk tetap berprestasi, melainkan latihan kesabaran, kedisiplinan, dan pengendalian diri. Beliau berpesan agar siswa tetap semangat belajar meskipun berpuasa menjaga sikap, perilaku, dan kedisiplinan di sekolah, memanfaatkan bulan Ramadhan untuk meningkatkan kualitas diri, menjadikan semangat perjuangan sebagai motivasi dalam meraih cita-cita".
Kegiatan SENI RUPA pada awal Ramadhan ini diharapkan mampu menanamkan nilai semangat, tanggung jawab, dan keteguhan dalam diri setiap siswa. Semoga semangat yang ditanamkan melalui amanat pembina upacara dapat menjadi motivasi untuk terus belajar, berprestasi, dan menjadi pribadi yang lebih baik.